Tuesday, September 23, 2014

Duryudana dan cinta sejatinya #Drama Satu Babak #Banowati oh banowati

( Maharesi Durna telah mengajarkan padaku berbagai macam ilmu bela diri tapi dari ratusan ilmu beladiri itu tak ada satupun  yang mampu menghadapi serangan cinta... Dari awal sampai akhir aku bertekuk lutut di hadapan cinta..  :::::Duryudana:::)

Pernahkah melihat seorang lelaki yg berkumis tebal dan berbadan kekar menangis sambil memeluk guling? Langka... sangat langka.. tapi malam itu seorang ksatria yg terkenal sangarnya,brangasannya,kejamnya dan bermacam watak yg seharusnya jauh dari air mata terkapar seperti tak bernyawa. Sisi lain dari seorang Duryudana yg jarang terlihat lemahnya tertangkap mata oleh Batara Kamajaya dan Kamaratih sang penguasa cinta.,

Duryudana mabuk berat minuman bergambar tiga dewa Cong Yang dan bermacam2 minuman kelas kebawah dan bawahnya lagi semacam ciu dan anggur orang tua. Rokok Marlboro merah sudah habis dua bungkus.Sebuah lagu dari Repvblik, sandiwara cinta diulang berkali2 di playlist winamp laptopnya.

Aku tahu ini semua tak adil
Aku tahu ini sudah terjadi
Mau bilang apa aku pun tak sanggup
Air mata pun tak lagi mau menetes

Alasannya seringkali ku dengar
Alasannya seringkali kau ucap
Kau dengannya seakan ku tak tahu
Sandiwara apa yang telah kau lakukan kepadaku

Jujurlah sayang aku tak mengapa
Biar semua jelas telah berbeda
Jika nanti aku yang harus pergi
Ku terima walau sakit hati

Mungkin ini jalan yang engkau mau
Mungkin ini jalan yang kau inginkan
Kau dengannya seakan ku tak tahu
Sandiwara apa, ceritanya apa, aku tahu

Jujurlah sayang aku tak mengapa
Biar semua jelas telah berbeda
Jika nanti aku yang harus pergi
Ku terima walau sakit hati

Jujurlah sayang aku tak mengapa
Biar semua jelas telah berbeda
Jika nanti aku yang harus pergi
Ku terima walau sakit hati Ku terima walau sakit hati

Berkali2 pula diantara alam bawah sadar dan atas sadarnya Duryudana menyanyikannya dg linangan air mata di ruang pribadinya yg kedap suara tapi suara hatinya yg sangat dalam sampai bisa menembus khayangan dan terdengar sangat menyayat hati. Kamajaya dan Kamaratih sebenarnya tahu apa penyebabnya karena mereka memang yg bertugas membuat kisah cinta Duryudana dan Banowati. 

Malam itu adalah malam kedua Duryudana shock berat ketika tidur dg istrinya, Banowati mengigau lagi menyebut nama Arjuna saat dia dalam pelukan penuh dg nada mesra. Nada yg tak pernah di dengar oleh Duryudana saat Banowati berbicara padanya. Sebenarnya Duryudana tahu hati dan cinta Banowati sejak lama itu memang buat Arjuna tapi apa mau dikata dia dituliskan kisah cintanya memang hanya 1 kali saja dan sialnya itu pada seorang yg hatinya sudah terenggut orang lain. Ada harap dalam diri Duryadana semoga sedikit demi sedikit hati Banowati bisa dimilikinya.

Duryudana memang tak pernah memikirkan cinta dan dekat dengan wanita tapi sekalinya hatinya jatuh ternyata isinya derita. Malam ini malam kedua pernikahannya dg Banowati dan lagi2 dia mendapatkan siksaan cinta. Sebenarnya cintanya tulus setulus putihnya bunga teratai yg hidup diantara lumpur watak2 jahatnya. Dia bahkan tak mempermasalahkan tentang fisik banowati, mau perawan atau tidak bagi dia tak mengapa. 

Pada akhirnya fisik Duryudana tak mampu menahan perihnya rasa. Dia terkapar sambil memeluk bantal dan mencium botol cong yang favoritnya. Ada perih juga di dada Kamaratih dan Kamajaya melihat korban dari kerjaan mereka. Malam itu Tanpa sengaja mereka membaca Diary Duryudana yg tergeletak di lantai. Isinya di awal cuma kata2 makian dan sumpah serapah satu dua kata dengan huruf besar semua seperti terkancing tombol capslock di laptop lah. tanpa nilai seni dan gak ada romantis2nya tapi kemudian ada sebuah halaman yg menarik perhatian mereka.

Dear diary,
Apakah cintaku bisalah dicari diantara kepingan derita.
Bila benar cinta untukku itu ada, ini hati penuh luka siapa punya?

Lembar dari buku harian Duryudana benar2 menarik hati sepasang dewa dewi cinta itu untuk melanjutkan membaca halaman berikutnya. Sambil menahan perasaan mereka memberanikan diri melanjutkannya. mereka terkejut akan sisi lain seorang Duryudana yg benar2 jauh dari imej yg beredar di dunia.

Dear diary,
Aku dijodohkan hari ini dg anak pertama Prabu Salya,namanya Erawati. Dia cantik, dia baik, tapi entah kenapa aku tau pasti itu bukan cinta. Ada rasa janggal di hati yg tak kutau pasti apa namanya.

Kamajaya tersenyum sambil membuka halaman berikutnya. 

Dear diary,
Pertunanganku dg Erawati putus di tengah jalan. Baladewa merebutnya. Orang sekitarku marah, Perang sudah di ujung mata. Sebenarnya aku ingin marah juga tapi entah hati kecilku malah bahagia.  Sepertinya aku akan tersiksa kalo menikah dengannya. Untunglah Prabu Salya punya solusi,dia memberikan anak keduanya,Surti Kanti sebagai gantinya. Dia lebih cantik dari Erawati tapi lagi2 hati kecilku berkata ini bukan cinta.

Kali ini giliran Kamaratih yang tak sabar meneruskan membaca halaman berikutnya. Dewa dewi itu tau bagaimana kisah cinta Duryudana tapi mereka hanya menuliskan garis besarnya saja. Semacam menebar benih bunga dan kini mereka kaget sendiri melihat warna warni mekarnya hati Duryudana lewat tulisannya.

Dear diary,
Aku tak tau harus bagaimana dan menulis apa. Karna, sahabat terbaikku, dekatnya hatiku dengannya bahkan jauh lebih dekat dibanding dengan adik2 sedarahku sendiri dalam mabuknya menceritakan kisah cintanya dan wanitanya. 
Surti kanti ternyata kekasih sejatinya. Mereka saling mencintai dan bahkan jauh sebelum aku berjumpa dengan Karna. Aku tau watak Karna, Dia cuma punya satu hati, satu kesetiaan dan aku yakin dalam cinta pun dia cuma punya satu cinta.  Aku tak akan pernah tega melihat sahabat terbaikku menderita apalagi itu karena aku. Aku rela kehilangan beribu wanita asalkan dia bahagia.Sahabat jauh lebih berharga dibanding wanita. 

Kalau saja aku bisa memberikannya secara langsung maka detik ini juga akan aku berikan Surti Kanti padanya tapi apa kata dunia. Aku rela serela - relanya. Tapi bagaimana dengan hubungan dua negara ini. Prabu Salya tak akan terima. 

Please Dewa... kasih jalan keluarnya dong.... yaaaah... Dewa Baik deh... #EmotNyembah

Kamajaya hampir kelepasan tertawa kalau saja tidak ditutupi mulutnya oleh Kamaratih.

Dear diary,
Ahaaa... akhirnya dapat satu rencana juga buat menyatukan Karna dan Surti Kanti. Tak tega juga melihat Karna tak ada semangat tanpa daya beberapa hari ini. 
Plan A. 
 Sehubungan dengan adanya pemberontakan Kalakarna di Awangga maka Karna akan aku utus untuk menumpasnya.  Aku yakin seyakin yakinnya itu mudah buat Karna. Kesaktiannya luar biasa. Setelah sukses menumpas pemberontakan aku akan membuka rahasia hubungannya dg Surti Kanti. Orang2 akan menghinanya berani2nya mencintai tunanganku. aku akan berlagak marah tapi kemudian mengampuninya karena jasanya dan akan memberikan Kerajaan Awangga kepadanya. Setelah dia ada di level raja,Surti Kanti akan aku berikan padanya. Prabu Salya pasti tak akan keberatan penggantiku sebagai menantunya adalah seorang raja juga. Akan aku temui secara pribadi juga Prabu Salya untuk memberikan rekomendasiku padanya. Sekali melempar batu, banyak burung yang kudapat. Menaikkan derajat Karna dan menyatukannya dengan Surti Kanti. Ayo Karna kamu bisa!!! Ganbatte!!!!!!

Plan B
Sama dengan plan A

Plan C
Sama dengan plan B
#MissionPossible  #SurtiKarna

Ada decak kagum dan terheran - heran pada diri Kamajaya dan Kamaratih melihat plan Duryudana. Selama ini mereka tahunya Duryudana itu goblog dan males banget buat berpikir dengan IQ maksimal masuknya paling rata2 tapi ternyata demi sahabat dia bisa juga berpikir dan membuat rencana yg istimewa. the power of  persahabatan. 

Dear diary,
Plan A sukses!!! Pernikahan Karna tinggal menghitung hari. Karna bahagia, Surti kanti bahagia. Aku juga bahagia. Karna ini masuknya Kategori Bujang paling lurus hatinya di pewayangan seperti kata Begawan Tere. Bisa dipastikan Surti Kanti akan terjamin kebahagiaannya. Congrat Karna!! Bahagiamu bahagiaku juga.

Wait.... Lah aku terus sama siapa??? Oh No... Jomblo Again.... Paaapiiiihhhh.... #Hiks

Tanpa sadar Kamajaya ngasih puk puk ke Duryudana yang asik ngorok tapi masih mengalir air matanya.

Dear Diary,
Papi nanyain terus kapan aku nikah,.. Mau nikah ma siapa... Udah punya cewek yang ditaksir belum.. ngasih deadline 3 bulan, kalo gak mau dijodohin lagi sama pilihan papih... dan aku hanya bisa membisu sambil berkaca - kaca. #Hiks
#AkuKuduPiye

Tapi sepertinya Kanjeng mami sedikit pengertian dan nyaranin buat liburan ke spanyol sambil nonton Barca vs Madrid. El Classico!!! Lumayan lah ... Gracias Mamiiiih... 

Kamajaya yg pro Barca dan Kamaratih yg pro Madrid langsung menatap tajam Duryudana sambil menebak ni anak pendukung mana. 

Dear diary,
Camp nou kandang Barca memang megah tapi untuk kali ini ada sesuatu yg jauh lebih megah di dalamnya. Tendangan CR7 memang tajam tapi ada yang lebih tajam darinya saat itu. Liukan gocekan Messi memang cantik tapi ada yang lebih cantik lagi. Sepakbola memang indah tapi beribu maaf pada sepakbola, 90 menit ini.. Hatiku,rasaku dan semua tentangku terpaku pada dia yg jauh lebih indah dari sepakbola. Seindah-indahnya sepakbola ternyata masih lebih indah wanita!
Tajamnya tatapan matanya..Indahnya gemulai tubuhnya..cantiknya wajahnya.. Aaahhh tanpa terasa 90 menit aku hanya bisa terpaku padanya tanpa punya keberanian untuk mendekat atau sekedar bertanya nama padanya. Dia terlalu megah bagiku..  #Damn 
Aku tak pernah tau cinta itu apa,cinta sejati itu rasanya seperti apa. Sebelum aku mengetahuinya tanpa sadar semua rasa itu sudah aku berikan pada wanita yg baru pertama kali aku lihat tanpa tau nama dan rumahnya. Bila A = B maka B= A. Bila dia jodohku maka jodohku adalah dia. E = M.C2 Cinta = Aku dan dia..dia... diaaaaaa... #Mumet 
Kenapa papih tiba2 nyuruh pulang sebelum aku sempat mencarinya. Untuk pertama kali rasanya aku tak ingin pulang ke rumah... Cintaku jauh di Camp nou.... #Huaaaa
Kamajaya dan Kamaratih Membaca sambil berpegangan tangan ikut terbawa suasana laporan pandangan mata Camp nou versinya Duryudana.
Dear Diary, 
Bete sumpah dah... Papi telpon mendadak nyuruh pulang cuma  buat nemenin  ke tempat Prabu Salya. Tau gak seeh... malu n gak enak piiih.. 2 x sudah gagal jadi menantunya.. Ketemu aja serba salah... Apa sih maunya papih... #Huuuu

Pasangan penguasa cinta itu  lalu serentak menatap wajah Duryudana sambil melongo,geleng2 kepala dan bengong berpikir  mulai ragu2 ini tulisan Duryudana beneran gak seeeh.. :))
  
Dear diary,
Mungkin benar juga pepatah kuno di spanyol sana. saat paling gelap di malam hari adalah saat menjelang fajar. Seperti itu pula alurku hari ini. Aku berangkat dengan penuh gelap hati tapi disana ada fajar cintaku yg menanti. Niat papih ternyata mau mengenalkan aku pada anak ketiga Prabu Salya..Banowati... Anak terakhir Prabu Salya ini yg baru selesai kuliah di luar negeri ternyata adalah bidadari yg mencuri semuaku di Camp nou... 

Untuk pertama kalinya juga dengan penuh kemantapan dan kebahagiaan, aku memohon kepada papi untuk melamar seorang wanita buatku. Paaapiiih.. makasih!

Sepertinya dewa cinta memang benar2 istimewa.. Kesempatan ke 3 tak akan gagal. Demi Cinta!!!!
Benar juga kata Begawan Coelho yg bilang silahkan berkelana sejauh mungkin tp kelak di kemudian hari kau akan sadar bahwa negerimulah yg terindah dan wanita dari bangsamulah yg tercantik. Sudah ku kelilingi berbagai negara,kulihat banyak jenis wanita disana tapi yg paling indah memang wanita dari bangsa pewayangan juga.

I Love You Banowati!!!! #PeluuukkkkGuling
AAAKKK... Cintaaa.... Tak tau lagi bagaimana harus menuliskannya... Thx God!!!!

Senyum simpul kecil terbit di bibir Kamajaya dan Kamaratih membayangkan suasana hati Duryudana saat menuliskan bagian itu.

Dear diary,
Kenapa harus Arjuna... Kenapa.... Diantara berjuta lelaki kenapa harus dia. Laporan inteljen macam mana pula ini. Banowati sudah lama naksir Arjuna. Waduuh... #cemas
Apa pula maunya para dewa memberiku saingan seberat dia. 
Percaya diri Duryudana.. percaya diri... Yang menuliskan takdirmu dg yang menuliskan takdir Arjuna dari tangan dan tinta yg sama. Bila benar yg menuliskannya adil pasti ada kelebihanmu jg dibanding Arjuna. Kamu boleh kalah tampan tapi soal besarnya cinta kamu pasti menang jauh. Hati Arjuna sudah tersebar tinggal serpihan kecil saja buat Banowati.... #Semangat
Akan aku buatkan lagu untuknya agar telinga  indahnya bisa mendengar rasaku.. akan aku buatkan tulisan terindah juga biar mata dan hatinya bisa melihat dan membaca rasaku.. Kalau masih kurang akan aku bawakan arwahku juga biar dia tau semua yg di dalamku padanya. Hanya padanya.. 
#OnlyYouBanowati

Tanpa sadar  kamajaya sampai bertepuk tangan melihat semangat Duryudana.

Dear diary, 
Hari pernikahanku dengannya semakin dekat tapi kenapa hatinya tak juga mendekat padaku... Kurang apakah aku? salah apakah aku? Dimana otak para dewa cinta saat membuat seorang aku jatuh cinta padanya sedang dia tidak ada rasa sama sekali padaku.
Pernikahan macam manapula ini yg akan aku jalani..... Banowati oh Banowati.... Tahukah kamu semalam tadi aku menangis untukmu......
Fuck you #rjuna......
Hening dan diam berkuasa dipecah suara Kamaratih membalik halaman diary Duryudana

Dear diary,
Laporan inteljen menunjukkan intensitas pertemuan arjuna dan banowati secara diam-diam semakin tinggi. Dimana kode etik ksatriamu arjuna? Dimana martabat dan kehormatanmu sebagai wanita calon istri orang berada, banowati?
Kalau bukan karena dalamnya cintaku padamu sudah kutinggal jauh kau Banowati. Kalau bukan karena aku fans berat film koboi yg pantang bertarung cuma gara2 wanita sudah kutantang kau duel sampai mati Arjuna.... 
Dewa...Aku kudu piye???  Negara ini menuliskan peringatan di bungkus rokok " Merokok membunuhmu.. " tapi asal kau tau cinta lebih membunuhku...berkali2... di hatiku... Oh Banowati... 
Duh Kamajaya sang dewa cinta... Kenapa tak kau tuliskan peringatan di setiap produk cintamu... sekalian juga kau tulis tarif cukai cinta untuk pendapatan tambahanmu... 
Duh yamadipati sang dewa kematian... Tuliskan juga peringatan " hidup ini membunuhmu" 
Syarat macam manapula lagi yang kau minta , Banowati... Minta mandi  siraman di ruang tertutup dan yg memandikan harus Arjuna sebagai syarat utamamu mau menikah denganku.. Bila rasaku ini rasamu... aku yg tersakiti... Aku harus jujur... manusia bodoh... 

#akuRapopo ndasssmuuu... Jancuuukkk.... Aaaarrrrrghhhhh....

Kamajaya dan kamaratih shock berat... kepolosan Duryudana membuka matahati mereka ternyata cinta bisa dibisniskan.. #lho Ada sedikit sesal jg di hati mereka kenapa tega banget nulisin nasib cinta pertama,sejati dan terakhir Duryudana setragis itu

Dear diary
Demi cintaku pada Banowati... Syaratnya ku penuhi. Tak apalah yang penting aku bisa bersatu dengannya. Supir truk pun dengan pedenya bisa menuliskan " Kutunggu Jandamu" sebagai bentuk kerelaan hatinya menunggu cinta sejatinya. Aku lebih beruntung dari supir truk tak perlu menunggu jandamu..

Cintaku bukan cinta biasa... Cintaku padamu minim sejajar dengan cintanya Siti Nurhaliza...
Cintaku bukan soal fisik... Bahkan kau tak perawan pun aku tak apa... aku tak apa.... aku tak apa...
Aku tak peduli kata dunia... Biarlah mereka menertawakanku dan menghinaku..Ini soal hati Cuk!!!
Besok di hari pernikahan kita... Semoga bisa kau lihat di tulusnya tatapan  mataku.. Ada tulisan tebal di hati terdalamku yg kupahat dengan semua yang kubisa dan kupunya.. "Kutunggu Cintamu"
Aku akan bersabar untukmu banowati... akan aku lewati hari beratku meraih hatimu walaupun harus tertatih di setiap harinya... Aku milikmu.... I Love U... 
"INI BARU CINTA!!!!" Kamaratih dan Kamajaya  bersamaan mengacungkan jempol like this pada Duryudana

Dear diary,
Malam pertama katanya adalah salah satu malam terindah tapi ternyata itu tidak berlaku bagiku. membuka helai kain yg menutupi tubuhnya seperti membuka makam2 dari kesedihan yg kucoba kuburkan dan mereka bangkit bergentayangan mengikutiku.. #Hiks kenapa pula dalam tidurnya Banowati memanggil nama Arjuna dg begitu mesranya.. Bahkan di alam bawah sadarnya pun aku masih dia siksa...Aku kudu piye neh???

Ngilu dan perih merata melanda.... 
Lebih rapat dari guyuran hujan.. 
Lebih menyakitkan dari tusukan pedang... 

Banowati oh banowati... Kenapa???? Aku harus bagaimana??? Haruskah ku mati karenamu.. senyum kehancuran..semua kututupi... 
Siapa yg mau..siapa yg ingin gagal dalam cinta??? 
Hati jadi luka..rindu jadi benci semua karena cinta... 
Manis di bibirmu..lembut suaramu aku terperdaya... 
Semua yg kurasa.. hancur hatiku mungkin sudah suratan...
Bila kutatap wajahmu yg begitu lugu..seakan ku tak percaya..
Sampai hati kau tega melihatku disini berteman sepi..
Biarlah cerita ditelan malam..hilang terbawa angin.. 
#Untuk apa lagi> #DD

Aku bukan seseorang yg memilih sebuah pertempuran karena yakin akan menang.. Aku bukan seorang yg memilih lawan yg lebih lemah dariku.. Itu bukan gayaku..itu bukan aku... perangku merebut hatimu adalah perang terberatku yang aku sendiri sebenarnya tak yakin bisa memenangkannya... #Demi Cinta aku tahan... masih bisa kutahan...kalah menang kumantapkan hati tetap berjalan.. Semoga di hari kedepan ada fajar cintamu yg terbit menerangiku.. #KutungguCintamu #masih #DuhGusti

Kamajaya dan Kamaratih tertegun tak mampu berkata apa2... ada haru ada ngilu yg bisa ikut mereka rasakan juga.Mereka membuka halaman terakhir yg ditulis sebelum Duryudana tepar karena Cong yang.

Dear diary,
Aku mulai makin memepercayai pepatah2 lama spanyol. Bila ada satu kejadian yg cuma terjadi sekali maka itu cuma akan terjadi sekali saja. tapi bila kemudian berulang kedua kali maka akan ada yg ketiga dan seterusnya. 

Dalam cinta,hati kecilku berkata cuma 1 x saja ada kesempatan bagiku untuk mencintai seorang wanita dan itu apa yg kurasakan pada Banowati. Malam ini yg kedua kali banowati membisik mesra nama arjuna dalam tidurnya dan aku yakini akan terulang lagi di kemudian hari. Aku tak akan pernah bisa terima. Aku lelaki. Cintaku tak kubagi hanya untuk dia tapi kenapa balasannya seperti ini.

Dimanakah adilnya cinta? 
Egoiskah aku memaksakan diri menikahinya? 
Salahkah bila diriku terlalu mencintainya?
Jangan tanyakan mengapa karena ku tak tahu.... #nyanyi

Aku tahu ini semua tak adil
Aku tahu ini sudah terjadi
Mau bilang apa aku pun tak sanggup
Air mata pun tak lagi mau menetes

Alasannya seringkali ku dengar
Alasannya seringkali kau ucap
Kau dengannya seakan ku tak tahu
Sandiwara apa yang telah kau lakukan kepadaku

Jujurlah sayang aku tak mengapa
Biar semua jelas telah berbeda
Jika nanti aku yang harus pergi
Ku terima walau sakit hati

Mungkin ini jalan yang engkau mau
Mungkin ini jalan yang kau inginkan
Kau dengannya seakan ku tak tahu
Sandiwara apa, ceritanya apa, aku tahu

Jujurlah sayang aku tak mengapa
Biar semua jelas telah berbeda
Jika nanti aku yang harus pergi
Ku terima walau sakit hati

Kadang seperti lagu itu.. ingin kudengar langsung dari mulutmu tentang sandiwaramu tapi aku sudah tau jawabannya dan aku tak akan pernah sanggup mendengarnya langsung dari mulutmu...Mulut satu2nya wanita yg aku cintai di dunia ini.
Kupikir dg dalam sepertinya hanya ada satu jalan, Aku dan Arjuna harus berperang. Harus ada yg pergi dari dunia ini lebih dulu untuk jawaban hatimu kedepannya.. Sepertinya memang Dewata yg sudah menggariskannya perang hati ini harus berlanjut dalam Bharatyudha.

Aku lelakimu walau hatimu belum bisa menerimanya. Banyak orang yg akan mengira perang ini adalah tentang perebutan kerajaan saja tapi secara personal bagiku ini juga tentang perang cintaku. Satu2nya cintaku. Perang untuk mendapatkan hatimu. Aku tahu secara logika aku akan kalah di perang ini Dewa dibelakang pihak Pandawa. Tapi Rahwana telah mencontohkannya di Ramayana ,pantang  menyerah demi cinta walau nyawa taruhannya. Kuharap suatu saat debu2 di medan perang akan bercerita padamu alasan ini padamu.

Aku cinta padamu banowati..tulus..setulus tangisan bayi.. Cinta pertamaku,sejatiku dan terakhirku.. Entah harus dg bahasa apa agar kau tau rasaku. Semoga suatu saat nanti kau bisa memahami dan membalasnya. 

Bila di medan perang nanti aku yg kalah dan mati aku tak akan menyesalinya. Aku juga menunggu saat2 itu. Akan aku temui Dewa cinta Kamajaya dan bertanya langsung padanya.

Apa itu cinta???
Apakah salah mencintaimu???
Bila cintaku salah, kenapa mereka menciptakannya begitu besar dan indah di hatiku?
Masih banyak lagi hal yg ingin kutanyakan padanya. Sungguh aku mencintaimu dg satu tujuan membahagiakanmu. Maafkan diriku bila jalannya takdir jadi seperti ini. Kita hanya wayang dan hanya dalang yg bisa menjawabnya.  Bila ada yang ingin kau salahkan.. Maka salahkanlah aku.. Aku akan dg bahagia menerimanya.

Untuk penutup  tulisanku malam ini,akan kutulis kalimat yg sama..yg selalu mengalir dalam nadiku sejak bertemu denganmu..
I LOVE YOU... BANOWATI...

Bersamaan dg selesainya membaca tulisan itu,Kamajaya dan Kamaratih berpelukan. Indahnya benih yg mereka tabur menjadi bunga cinta di hati Duryudana benar2 membuat mereka terpesona. Sama indahnya dg bunga cinta yg mekar di Hati Rahwana pada Sinta. Sama indahnya dg bunga cinta Bisma pada Amba.

"Duryudana, kau akan kalah.. Kau akan mati di Bharatayudha nanti. Tapi ketahuilah aku juga yg akan menjemputmu,suatu kebahagiaan bagiku menjemput orang yg berhasil menjalani ujian yg kuberikan padanya.. Berjuta dosa mungkin telah menyelimutimu namun ketulusan cintamu pada Banowati lah yg akan membawamu ke Sorga. Semua sedihmu,sakitmu,perihmu,pengorbananmu karena cinta tak pernah ada yang sia-sia. Semua akan berbalas indah di akhir nanti.. Akan ada Banowati yg hanya mencintaimu di surga nanti. Hanya untukmu. Bertanyalah sepuasmu nanti padaku, aku akan menjawabnya. Cinta bukan soal menang atau kalah. Cinta adalah soal ketulusan dan tanpa sadar kau telah melakukannya. namun bila harus ada yg dibilang pemenang maka orang yg paling tuluslah yg menang. Restuku untukmu... "

Kamajaya bercakap dg hati kecil Duryudana dan memberinya wejangan serta jawaban resahnya. Kamaratih memberikan restu dan kekuatan cinta dan kesetiaan yg berlebih di hati Duryudana. Sesaat kemudian mereka hilang kembali ke khayangan.
Duryudana tak pernah benar2 menyadari apa yg terjadi malam itu. Yang dia tau cintanya makin besar untuk Banowati.
Kelak secara kebetulan, Karna membaca juga diary Duryudana ini dan menjadi berlinang airmatanya melihat bagaimana tulusnya pengorbanan sahabatnya ini untuknya. Melihat juga ketulusan Cinta Duryudana untuk Banowati yg membuatnya semakin muak pada Arjuna dan berjanji akan membunuh Arjuna tp tak akan pernah membunuh Saudara Pandawanya yg lain. Hanya Arjuna. Most Wanted.


Arjuna (Close to you... )

Sebelum menulis tentang tokoh yang satu ini, ada sedikit pendahuluan kisah saya beberapa bulan ini sampai gak sempat nyentuh blog n twitter sama sekali. :))

Bila ada badai yang sempurna mungkin itu yang terjadi pada saya akhir2 ini. Berawal dari ajakan seorang penulis cewe yg udah nerbitin novel ngajak duet buat novel bareng. Semangat membara penuh ide, gugusan2 ceritanya sampai menyebar di mimpi2 saya tapi ternyata itu awal badai. Beberapa puluh lembar tulisan musnah bersama matinya laptop dan HDD saya tak terselamatkan dan belum sempat di back up. Mencoba bangkitkan semangat ternyata masih kena badai susulan. PC kesayangan ikut menyusul mati. Masih bertahan dalam pengharapan di selanya kesibukan kantor sambil nulis ternyata malah dipercaya megang proyek pengarsipan data dari tahun 80an sampai sekarang baik fisik datanya maupun dalam bentuk aplikasi. Akhirnya selesai juga sabtu kemarin dg sukses. Angin segar sedikit mengalir. Duit udah ada,niat cari laptop lagi. Waktu senggang sudah tersedia dan yg lebih penting lagi kebebasan sudah kembali. :)) 

Sabtu maen ke gramedia ada haru dan rindu yg mengalir deras. Tatapan mata saya berbinar melihat ribuan buku di depan mata. Beli beberapa buku buat refreshing dan nambah pengetahuan mengisi akhir pekan yg lama tak bisa saya nikmati. Malam minggu saya tamatkan buku biografi Pangeran Diponegoro tulisannya Peter Carey. 400an halaman selesai dalam semalam dg doping rokok,kopi dan biola. Buku yg luar biasa. 

Sebenarnya di prakatanya saja saya sudah nyesek banget bacanya. 90% karya tulis ilmiah tentang Indonesia justru disusun oleh mereka yg tinggal di luar Indonesia. Yang sebagian besar tentunya orang asing.Jika angka ini benar, maka Indonesia adalah  salah satu negara di dunia yg paling kurang efektif menjelaskan dirinya sendiri pada dunia luar. ( Reid  2011 ) . #Damn  Apalagi setelah membaca bukunya, Mood saya benar2 di ambang sore yg layu. Tragis dan penuh intrik. Awalnya saya kira Keraton adalah sumber percontohan tentang kebaikan tapi tak beda jauh dg di film2 tentang kehidupan istana, ternyata mengerikan dan itu berdasar fakta2 sejarah. 

Lepas dari bukunya Om Peter yg seorang YAD Adjunct Professor Di FIB Universitas Indonesia yg penuh dg nyesek dan bikin otak saya benar2 bekerja keras menhafal dan memahaminya, sampailah saya ke bukunya Om Coelho. Seperti kena siraman air es di kepala. Damai benar baca bukunya. Baru 100an lembar bacanya dan lagi asyik2nya, ada telpon dari saudara yg ngabarin sepupu saya meninggal gara2 penyakit jantung di usia yg terbilang muda. Tadi siang saat pemakamannya tetiba saya teringat janji pada seorang CECEN mau nulisin tentang Arjuna.

Mirip dg adegan ending tokoh Katsumoto di film the last samurai ,Seorang jendral yg memperjuangkan budayanya yg dia junjung tinggi dan kata2 terakhirnya untuk menyelesaikan puisinya menjelang akhir hayatnya dibantu Tom Cruise yg berperan sebagai Algren untuk melakukan seppuku, menusukkan samurainya ke perutnya sendiri. "It's All Perfect... " Badai saya sempurna. dan saya terkapar tak berdaya..Saya buat tulisan ini sebagai kenangan hari dimana meninggalnya salah satu saudara saya. Aku catat hari ini.

BTT tentang Arjuna. Soal sejarah masa kecil arjuna saya sarankan baca saja di wiki. Saya akan tulis dari sudut pandang dan pemahaman saya pribadi. Kalo pingin mengikuti alur pemikiran saya maka coba dengarkan lagu The Carpenters : Close to you. 
 

Why do birds suddenly appear
Every time you are near?
Just like me, they long to be
Close to you


Why do stars fall down from the sky
Every time you walk by?
Just like me, they long to be
Close to you


On the day that you were born
The angels got together
And decided to create a dream come true
So they sprinkled moon-dust
In your hair of gold
And starlight in your eyes of blue

Untuk memahami seorang arjuna maka pejamkan mata anda dan anda bayangkan pria idaman anda(Khusus buat pembaca cewek dan gay ). Bila dia seperti Lee Min Ho atau selevel itu maka arjuna minim 3 level di atasnya. :)) seperti tulisan tentang 90% penulis ilmiah tentang indonesia adalah orang luar semacam itu pula 90% wanita di masa itu.Fans Beratnya arjuna karena ketampanannya memang di atas normal.  Seperti lirik lagunya Close to you juga. Dia membuat semua wanita yg ada di sekitarnya tau apa itu sempurna. Dia produk paling canggih dari dewa dewi kalo soal fisik lelaki. Don Juan sejati. 

Jujur saya seorang yg anti poligami maka saya sangat benci yg namanya Arjuna. Jumlah istri sahnya saja saya malas menulisnya karena begitu banyaknya apalagi ditambah selingkuhannya etc. Dalam jawa istri Arjuna sampai diibaratkan  Saketi kurang siji, artinya seratus ribu kurang satu atau berjumlah  99.999 orang. #WTF #DAMN :)) Sebenarnya di versi jawa ada orang yg seimbang soal ketampanannya tapi berbeda jauh tabiatnya soal hubungan dg wanita. Sulung sejati pandawa, Adipati karna. Karna benar2 menjunjung tinggi kesetiaan pada cinta sejatinya. Cuma surti kanti yang ada di hati. Beratnya Baratayudha tak ada sekuku hitamnya berat cinta Karna pada istri dan wanita satu2nya yg ada di hati dan kehidupannya. Dalam pandangan saya pribadi, Arjuna is ra maen blas.. so sorry banget buat arjuna. Belajarlah kesetiaan cinta pada Karna atau pada Bisma. Logika saya, sebagai orang tampan apalagi tertampan di dunia ujian terbesar dari ketampanan adalah wanita2 cantik di sekitarnya Ketampanan seperti magnet yg menarik banyak wanita dan kalo arjuna benar2 istimewa hati dan nuraninya seharusnya dia bisa seperti Karna lah. Dunia ini buat saya paradoks. Ketampanan juga punya dua sisi. Berkah dan ujian.  :P

Tabiat Arjuna yg saya tidak sukai lagi itu tentang kesombongannya. Kontras banget dg dia yg terkenal suka bertapa. Untuk seseorang yg suka bertapa apa masuk akal bisa punya sifat sombong. Ditambah lagi Arjuna itu mudah iri baik soal ilmu maupun melihat wanita cantik yg sudah menjadi milik orang lain. Kalo tidak salah di lakon Palguna Palgunadi, Arjuna benar2 mendapat pelajaran pahit tentang kesombongan dan keiriannya. Lakon itu tentang arjuna vs bambang ekalaya. Cerita singkatnya gini. Suatu hari Arjuna berburu di hutan. Anjingnya kena panah mas Bambang secara gak sengaja. Anjing arjuna menggonggong terus karena tau ada orang di sekitar situ sedang Bambang merasa terganggu maka dipanah lah anjing arjuna itu. Mati sudah. Arjuna gak terima nantang bambang lomba memanah dg penuh percaya diri dan kesombongan. Kontes memanah antara dua orang itu berjalan seru dan di akhir ternyata bambang yg menang. Arjuna malu sekaligus penasaran bertanya dari siapa bambang belajar memanah. Bambang akhirnya bilang bahwa gurunya adalah Durna yg juga merupakan guru arjuna. Seketika jg dari rasa irinya, arjuna seperti kena sengatan scorpion. Sepengetahuan arjuna, murid paling saktinya Durna ya cuma dia. Ilmu supernya Durna jg sudah diberikan pada arjuna tp kok ada yg lebih hebat dari dia. Arjuna langsung nyari Durna n komplain. 

Sebenarnya Bambang itu dulu pernah melamar jd murid Durna tp ditolak. Bambang karena keuletan dan ketabahannya belajar memanah otodidak sambil membuat patung Durna dan mensugestikan dirinya belajar dari durna secara langsung. Durna pun bingung kok ada yg bisa ngalahin murid kesayangannya dalam memanah. Kelicikan durna pun muncul. Dia temui Bambang dan membuat syarat yg berat agar bambang bisa secara resmi menjadi muridnya. bambang harus memotong ibu jarinya sebagai syarat utama. Bambang yg memang orangnya lugu dan benar2 hormat pada durna, tanpa berpikir panjang menyetujui syarat itu. Dia potong ibu jarinya dan benar2 merasa terhormat dan bahagia bisa menjadi murid resmi durna. Sebenarnya niatnya durna itu biar kemampuan memanah bambang menghilang bersama dg hilangnya ibu jarinya. Potongan jari itu ditempelkan ke tangan arjuna sehingga tangan arjuna itu punya enam jari. Ternyata keirian arjuna muncul lagi saat melihat istri bambang ( Yang pasti bukan bu #ani  istrinya pak bambang yudoyono lho) Nama istri bambang itu kalo gak salah Dewi Anggraeni yg memng sanagt cantik fisiknya. Tapi apa daya seorang arjuna yg terkenal don juan dg segala cara tetap tidak bisa meruntuhkan kesetiaan dewi anggraeni pada bambang. Kembali kesombongan arjuna dikalahkan di lakon palguna palgunadi. Dewi Anggraeni kemudian menjadi simbol kesetiaan seorang wanita kepada suaminya. Berbahagialah yg punya nama anggraeni.. :D #wow

Sejak dulu ada nama yg terngiang di benak saya tentang salah satu selingkuhan Arjuna, Dewi banowati. Nama yg membuat saya skeptis tentang hati wanita. :)) Banowati itu istrinya Duryadana tp fans berat Arjuna. Payah dah Arjuna, teganya makan istri sepupunya. =)) mata keranjang benar dah, laki2 biadab...wkwkwk Sebenarnya dalam selingkuh itu yg disalahin pihak wanita atau lelakinya ya? atau keduanya sama2 salah? ahh dari Banowati jg sejak dulu saya benar2 bertanya2 tentang hati wanita itu seperti apa sebenarnya. Apakah saat dia memejamkan mata saat saya cium yg dia bayangin  lelaki lain. Apakah tatapan wanita di depan mata saya ini benar2 tulus untuk saya. #BanowatiGate mungkin salah satu pemicu perang juga yg bikin Duryadana makin muak melihat Arjuna. Duryadana hebat atau manusia bodoh ya? Tau wanita yg dicintainya selingkuh dg musuh beratnya tapi tetap mencintainya? Banowati oh banowati.. #pukpuk Duryadana.. :))

Arjuna, tokoh hebat tapi licik jg sih menurut saya. Termasuk manja jg sering di backingin bapaknya. Dewa Indra. berkebalikan dengan Karna yg gak mau dibantu bapaknya, Dewa Surya. Arjuna kemenangan hebatnya jg agak2 gimana gitu menurut saya pribadi. Saat mengalahkan Bisma, Karena tau Bisma sumpah gak akan nyerang wanita maka Arjuna membawa srikandi di depannya lalu nyerang bisma yang gak akan mungkin mengarahkan senjata ke wanita (baca Amba Bisma) . Saat menang dari Karna jg gak asik banget. Bapaknya arjuna turun tangan memanfaatkan ketulusan karna yg sangat hormat kepada kaum brahmana. Dewa Indra menyamar sebagai seorang brahmana dan meminta baju anti peluru karna. Untuk menghilangkan senjata pamungkas karna pun harus lewat pengorbanan seorang gatutkaca. Saat duel dg karna pun gak fair, Roda kereta karna terperosok ke lubang dan karna minta waktu time out buat ngangkat roda dari lubang tapi saat itu pula lah arjuna secara kejam memanah karna yg sedang mengangkat roda. Semua strategi itu memang bukan dari arjuna pribadi bahkan sebagian besar dari ahli strategi perangnya, Kresna. Tapi Arjuna kan ksatria. Seharusnya secara nuraninya harus berpegang teguh pada kode etik ksatria dan bukannya mendengarkan saran Kresna. Bisa dibilang saya malah gak salut sama sekali dg kemenangan pihak pandawa. Bahkan Kresna pun benar2 kena batunya, setelah BharataYudha negaranya dihancur leburkan dewa, dia paling akhir bisa moksa itu pun dg jalan yg berat sekali karena karma dari strategi2 kelicikannya. :)) 

Saat dulu mendengarkan kisah tragis ending karna saya selalu tergetar hatinya ketika istri karna, surti kanti mendengar kematian suami tercintanya langsung datang ke kurusetra. Di depan mayat suaminya sambil memandang Arjuna,surti kanti bunuh diri sambil memeluk mayat karna menyusul  ke alam lain. Romantisme yg gagah, cinta sehidup semati yg justru diperlihatkan oleh tokoh2 yg ada di pihak Kurawa. mengapa aku begini.. jangan kau pertanyakan.... #Naif

Otak konyol saya kadang berkhayal, Seandainya saja di jaman itu udah ada PKK mungkin Barata Yudha tak perlu terjadi. Kok bisa?! Dg memandang peta politik Indonesia sebagai acuannya maka partai terhebat di indonesia itu PKK. Partainya ibu2 rumah tangga yg sangat solid dg pertemuan rutinnya. Bila 90% ibu2 itu Fans Arjuna maka tinggal melakukan gerakan mogok massal tidak melayani suaminya kalo sampai mau melawan arjuna maka bisa dipastikan perang akan gagal. :)) 

Logika saya jg gak bisa mencerna gimana cara Arjuna membagi adil cinta,tubuh dan perhatiannya  ke semua istrinya. Sekejam2nya suami menurut saya suami yg tidak bisa membahagiakan istrinya. Sebenarnya arjuna itu tokoh no 1 yg paling saya benci di pewayangan, kalo bukan karena request saya gak akan mau nulis. :)) repek saya malah lebih besar ke sengkuni daripada arjuna. Sengkuni konsisten dalam kelicikannya,jelas berjalan di jalan hitam. Mohon maaf buat fans2 arjuna bila tulisan saya sangat subjektif. =)) okelah fisik dia istimewa tapi tentang hati jauh lebih hebat karna atau bisma. aah sudah lah saya tutup saja tulisan ini buat sementara. Di lain waktu mungkin saya tambahin lagi. F#ck You #rjuna!!!! =))))




Monday, July 21, 2014

Catatan Harian Seorang Preman



Catatan Harian Seorang Preman

Episode 1 : Aku Bukan Pengemis

Sebut saja namaku Jerry, orang usiran kota raya. Anak dari seorang ayah yang kejujurannya menembus dadaku setiap hari. Anak dari seorang ibu yang ketulusan dan kasih sayangnya membungkus hariku lebih  hangat dari kulitku sendiri. 

Ayahku pekerjaannya seperti Tuhan di salah satu keyakinan di negeri ini, Dia seorang tukang kayu dengan jiwa yang sangat sederhana. Ibuku seorang pedagang keliling yang menjual gorengan dan makanan kecil di dekat rumahku. Mereka orang kampung yang mencoba mengadu nasib di kota demi masa depan yang lebih. Oya, aku tinggal di pinggiran kota raya, di sebuah rumah kontrakan sederhana dekat komplek lokalisasi. 

Hal terakhir yang kuingat dari  dari ayahku, Dia meninggal saat ikut sebuah proyek. Terjatuh dari lantai atas. Bayang yang kuingat saat itu aku kelas 3 SD, tiba-tiba saat di sekolahan tetanggaku menjemputku menyuruh pulang. Dengan tergesa aku berlari ke rumah. Yang kulihat rumahku lebih ramai dari biasanya namun tak ada orang yang tertawa. Hanya tatapan kasihan yang tak bias ku lupa dari mereka. Memandang anak dg celana merah memudar dan baju putih kekuninganku.  Satu dua orang mengelus kepalaku dan kemudia aku disambut tangis ibu yang memelukku dengan erat, sangat erat dan berucap halus tapi perihnya tak akan pernah kulupa. “ Bapak sudah pulang.. “ 

Kemudian kutatap ayahku yang telah dibungkus kain kafan, Wajah hangatnya terlihat dingin. Aku ingin menangis tapi air mata terasa kering. Hanya perih dan perih saja yang menjalari tenggorokan dan dadaku. Kupeluk bapak lebih erat dari pelukan ibu padaku. Ku kecup keningnya berharap dia terbangun sama seperti yang biasa kulakukan setiap pagi untuk membangunkannya. Kupanggil bapak tak ada hentinya. Kemudian ibu memelukku lagi, “ Bapak sudah pulang,nak.. “

Kata yang tak bisa kupahami artinya, pulang kemana. Setelah itu perih tak tertahan lagi di dadaku. Hanya gelap dan gelap yang ada di sekelilingku. Aku pingsan di pelukan ibu.  Yang kuingat setelah itu hanya ramai orang berdoa malamnya di rumahku dan ada bendera kuning di depan rumahku serta tak ada lagi hangat wajah bapak di rumahku. 

Mungkin istilah belahan jiwa bukan sekedar istilah tapi nyata adanya. Setelah bapak tak ada sepertinya jiwanya tinggal setengah saja di dunia ini. Wajahnya tak pernah secerah dulu. Tapi setengahnya lagi benar – benar untukku. Namun apa daya, nyala hidupnya semakin memudar. Entah penyakit apa yang menjalarinya yang kutahu setelah itu ibu juga pulang dengan kain kafan dan bendera kuning di depan rumah. Aku sendirian,benar – benar sendirian. Menatap dua nisan orang yang paling aku sayangi dan orang yang paling menyayangiku, Ibu telah pulang menemani bapak, pikirku.

Awalnya ada satu dua orang tetangga yg merawatku tapi aku sudah tak peduli lagi. Semua hampa,semua sunyi. Kemudian ada orang panti asuhan yang membawaku tapi di malam pertama pun aku sudah melarikan diri. Menerobos pagar dan berlari. Tak tahu arah dan berlari terus sampai aku terjatuh kemudian hujan turun deras. Aku tak mampu bangun, Yang terbayang hanya wajah bapak dan ibu dan aku terkapar entah berapa lamanya dalam genangan air sampai kemudian ada seorang gelandangan yang membopongku berteduh di pinggir sebuah ruko.  

Dingin hujan tak bisa kurasakan, yang kuingat setelah itu hanya hangat yg mengalir lewat tetesan air mataku. Setelahnya aku bertanya arah kepada gelandangan itu ke tempat kampungku. Aku berlari terus tak mempedulikan hujan dan mulai mengenal arah sekitarku. Hanya satu yang ku tuju, makam ayah dan ibuku. Kemudian aku sampai disana,memeluk nisan mereka dan menangis sekeras- kerasnya. Sepertinya tak ada yang mendengar, hanya nisan dan tanah basah pemakaman yang menemaniku. Tak ada suara bapak ataupun ibu. 

Hangat mentari pagi membangunkanku, kepalaku pusing,badanku gemetar. Aku kuatkan langkah berjalan menuju rumahku tapi sesampainya disana sudah ganti penghuni. Barangku dan peninggalan orang tuaku entah kemana tak jelas adanya. Ada satu dua tetangga yang mengenaliku dan mencoba menghiburku namun entah kenapa aku tak berada lama di situ. Melihat jalan itu,halaman dan bekas rumahku membuatku perih setengah mati dengan kelebatan kenangan bapak dan ibu. 

Minggu pagi seingatku, aku berlari lagi sambil menahan lapar,pusing dan perih di dadaku. Langkahku terhenti di sebuah gerbang halaman gereja. Aku kemudian duduk disana denga tubuh dekil dan baju serta celana yang tak jelas lagi bentuknya. Satu dua orang yang akan menjalani kebaktian menatapku,  ada tatapan menghina, ada yang mengulurkan uang kepadaku tapi aku ingat pesan bapak saat dulu sering mendongeng sebelum aku tidur. Jangan pernah menjadi pengemis, Karena itu adalah pekerjaan paling hina di dunia ini. Entah jiwa macam apa yang ada di dadaku saat itu,yang ada hanya emosi dan panas tercabik harga diri. kulemparkan uang itu kembali pada mereka dan berteriak keras  “Aku bukan pengemis!!!”

Saturday, June 21, 2014

Macan mati meninggalkan belang, Dolly mati meninggalkan???

Beberapa hari yang lalu saat  ada penutupan resmi Dolly tetiba suasana hati saya langsung kalut. Teman - teman saya yang agamis pada ngetawain dan becanda melihat tingkah saya. Rumah saya dekat daerah wisata. Untuk berangkat kerja saja saya harus melintasi 2 komplek lokalisasi.  Kalutnya saya, sedihnya saya itu bukan karena saya pengguna lokalisasi tapi sedikit banyak saya pernah juga berkenalan, bicara hati ke hati dengan penghuni.

Secara sederhananya dalam menyikapi penutupan Dolly saya dalam aliran " Fisik siap tapi hati tidak siap. " Saya tak pernah tega melihat para PSK semakin tak tentu hidupnya. Lokalisasi ada untuk melokalkan prostitusi agar semakin terkendali. Tak pernah ada yang benar - benar rela menjalani hidup sebagai PSK. Tanyalah semua PSK dan dalam nuraninya pasti tak pernah rela tapi harus bagaimana lagi. Kehidupan semakin keras. Orang - orang makin tak peduli dengan sekitarnya.  Semua PSK yang saya tanya latar belakangnya ujung-ujungnya adalah tentang keterpaksaan. Ada yg ditelantarkan suaminya, dijebak pacarnya, terlilit hutang dan banyak lagi lainnya.

Bagi saya pribadi, salah satu profesi terhebat di dunia ini adalah PSK. Cobalah berempati, mengambil dari sudut pandang mereka. Yang ada saya terkagum - kagum akan kekuatannya menjalankan profesi itu. Dolly bisa tutup tapi prostitusi akan tetap jalan. Itulah fakta yang akan terjadi kedepannya menurut pengamatan saya. Akan ada yang bermigrasi ke tempat lain, mangkal di jalanan, berkedok sebagai panti pijat dan salon serta banyak lagi yang malah akan membuat prostitusi ini semakin tak terkendali,semakin menyebar dengan segala bentuk evolusinya.

Melihat masyarakatpun kadang otak saya sampai bingung. Sudah ada lokalisasi saja angka pemerkosaan masih tinggi, semoga saja dengan ditutupnya dolly tidak membuat angka pemerkosaan dan pelecehan  meningkat. Semoga saja angka perselingkuhan tidak meningkat..semoga...

Secara nurani saya setuju lokalisasi ditutup tapi tolong jauh hari sebelumnya dipersiapkan lapangan pekerjaan bagi para PSK, diberi pembekalan baik secara skill,mental dan spiritual. Serta syarat utama tolong di banyak media akan ditulis lowongan denga huruf besar dan di halaman depan.

DIBUKA LOWONGAN PEKERJAAN UNTUK LULUSAN DOLLY!!!!!

Oh apa yang terjadi terjadilah... Yang dia tau Tuhan penyayang umatnya...

BERSATULAH PARA PELACUR KOTA SURABAYA...
BERSATULAH PARA PELACUR INDONESIA...




Apa cintaku bisalah dicari..

Judul diatas adalah penggalan salah satu puisi Presiden Malioboro, Umbu Landu Paranggi yang berjudul " Apa ada angin di Jakarta"

Apa ada angin di Jakarta
Seperti di lepas desa Melati
Apa cintaku bisalah dicari
Akar bukit Wonosari

Yang diam di dasar jiwaku
Terlempar jauh ke sudut kota
Kenangkanlah jua yang celaka
Orang usiran kota raya

Pulanglah ke desa
Membangun esok hari
Kembali ke huma berhati

Puisi yang indah,memukau batin saya. Puisi tentang prediksi Umbu akan kondisi Jakarta beserta solusinya. 
Apa ada suasana hati dan kesejukan di Jakarta seperti ketenangan dan kedamaian suasana di desa. Apa kita tetap bisa mencintai sesama dan menjalankan hidup dg kebahagiaan sesuai dengan akar budaya dan hati nurani kita bila berada di kota yg penuh ujian materialisme dan hedonisme.

Bagi yang menjadi kaum marginal, orang pinggiran dan penuh tersiksa batin serta ekonominya terombang ambing pilihan antara mengikuti nurani atau mengikuti aturan main kota Jakarta lalu terpinggirkan karena ketidakberdayaannya, Pulanglah ke desa. Tak harus secara fisik bisa juga secara nuraninya. kembali ke huma yang berhati. Rumah indah hatimu.  Hiduplah seperti bagaimana kau di desa. Cintailah tetanggamu. sayangilah sekitarmu. Rasakanlah kedamaian, persaudaraan dan ketenangan kembali seperti di desa dulu.

Aaah.. Kira - kira seperti itulah penjabaran ngawur  versi saya. :))  

Mohon maaf Umbu,saya pelesetkan sedikit untuk para wanita yang pernah berhati dengan saya. 
Apa cintaku bisalah dicari...  Hai para mantan.. Kenanglah jua yang celaka.. Yang terusir dari hatimu...


Wednesday, May 28, 2014

BERITA KEPADA “KAWAN” (Dibacanya “mantan” :D #Curcol konsumsi dewasa )



Sebelumnya kepada om Ebiet,saya memohon maaf judul lagu legendarisnya saya ambil sebagai judul  tulisan saya. Aah, kalo ngomongin soal mantan itu emang berat,seberat disuruh merawat  jalan di pantura. Kenangan - kenangannya kadang lewat  seperti truk dg muatan yg melebihi ambang batas tapi lolos jembatan penimbangan. Padahal kenangan gak pake nyuap lho. Amsiong lah..:))

Ibarat jalan aspal,salah satu yg paling merusak itu bagi saya adalah kenangan  yg melebihi muatan yang bisa ditampung hati. Kadang kebingungan  sampai pada titik : “Aku kudu piye,Jum? “ Atau sok tabah dengan menguatkan hati bilang : “aku rapopo!”  #Wah yen arep sambat karo sopo,yen ora sambat koyo ngene rasane..  :’((

Kalo ada hal yang paling saya takuti di dunia ini adalah koalisi mantan.  Piye rasamu yen mantan - mantanmu kumpul dadi siji ning ngarepmu. Yang ada saya pasti tak akan bisa berkata apa2 antara kangen , ketakutan dan berkaca2,Cuk!!!!  Pada satu titik yg kita namakan saja “berkaca2” bagi saya pribadi kamu adalah mantan yg dahsyat kalo setiap sahabatnya atau kenalannya bertanya “ hey, piye kabare karo si Anu? “ , Mantanmu gak bisa berkata apa - apa. Cuma berkaca - kaca dan membisu.  Selain itu berarti bagi saya,kamu cuma mantan yg biasa2 saja dimatanya..di hatinya..di rasanya.  Dari beberapa mantan yg pernah ketemu saya,sepertinya saya ada di kategori biasa2 aja. #Jancukk :))

Sejujurnya saya juga cuma bisa berkaca - kaca pada satu mantan saja,tanpa merendahkan pengorbanan dan kualitas mantan - mantan yg lain tapi emang itu yg hati saya katakan dan rasakan. Yang namanya “ter/paling” itu emang cuma satu. Kalo ada teman yg tanya, saya kalo lg kuat pasti ngeles atau mengalihkan perhatian tp kalo pada kondisi remug hati atau terlindas kenangan bisa dipastikan saya cuma diam,berkaca2,mengambil rokok dan langsung beli bir megang biola sambil menutup mata memainkannya.  :v

Padahal berdasar survey saya pribadi kepada teman - teman cewek,kebanyakan sudah gak mikirin mantan  apalagi kalo udah menikah dan punya anak. Bisa dikata sedih sebelah tangan,cuma sepihak.   Kalo gak salah Sujiwo tedjo pernah bilang “Perempuan itu bukan tentang yg dikatakannya tapi tentang yg tidak dia katakan. “ <<<  Pegangan saya cuma itu buat menghibur diri dan sebagai antinya hasil survey. Kita anggap saja suara wanita banyak aktingnya soal cinta dan hati. :))

Sejujurnya saya type yg konvensional,kuno,tradisional. Pantang mikirin istri orang apalagi mengharapkan.  Bahkan saya selalu berusaha membuat mantan2 saya membenci saya, salah satu yg paling sering saya lakukan adalah membuat kebohongan yg membuat dia illfeel kepada saya atau berbuat sesuatu yg paling dia benci.  Langkah move on saya selalu begitu,anti berhubungan lagi demi kebaikan kedepan. No telp,no sms,no stalking, no nanya temannya soal kabarnya etc  Pegangan saya bersahabat,berkawan dan menjalin hubungan dengan mantan itu beresiko tinggi. Zona yang berbahaya penuh ranjau.

Kebanggaan seorang lelaki bagi saya salah satunya adalah tidak mengganggu dan menyentuh wanita yg  sudah menjadi milik orang lain.  Saya tidak bisa berjalan tegak di bawah matahari dan bulan kalo sampai melanggar kode etik yg saya pegang ini. #whoaaa.

Aah sudahlah..cinta bagi sebagian orang memang jalan terjal yg indah , kadang ada perhentian yg susah untuk dilupakan padahal udah mati - matian move on. Yang pasti tulisan ini saya buat untuk petisi yg saya ajukan ke hati. 16 Juni nanti hari ultah saya juga akan jadi   hari mantan yg wajib saya peringati sebagai rasa hormat,respek dan terimakasih kepada mantan - mantan yg telah berjasa besar di kehidupan. Baik dan buruknya kita pernah saling mencintai dan menyayangi. Percayalah kalian tak pernah aku sesali,doa dan harapan,rasa sayang masih ada,selalu ada sampai aku lupa namaku sendiri. (dipaskan ultah biar ngirit,penghematan,negara kita sedang susah nda... :)) )

"Orang yg besar adalah orang yg menghargai jasa para mantannya."
#Lagu kebangsaan untuk barisan para mantan = Di Celah Kenangan - Idris Sardi.