Tuesday, September 23, 2014

Duryudana dan cinta sejatinya #Drama Satu Babak #Banowati oh banowati

( Maharesi Durna telah mengajarkan padaku berbagai macam ilmu dan kesaktian tapi dari ratusan ilmu itu tak ada satupun  yang mampu menghadapi serangan cinta... Dari awal sampai akhir aku bertekuk lutut di hadapan cinta..  ::: Duryudana ::: )

Pernahkah melihat seorang lelaki yg berkumis tebal dan berbadan kekar menangis sambil memeluk guling? Langka... sangat langka.. tapi malam itu seorang ksatria yg terkenal sangarnya,brangasannya,kejamnya dan bermacam watak yg seharusnya jauh dari air mata terkapar seperti tak bernyawa. Sisi lain dari seorang Duryudana yg jarang terlihat lemahnya tertangkap mata oleh Batara Kamajaya dan Kamaratih sang penguasa cinta.,

Duryudana mabuk berat minuman bergambar tiga dewa Cong Yang dan bermacam2 minuman kelas kebawah dan bawahnya lagi semacam ciu dan anggur orang tua. Rokok Marlboro merah sudah habis dua bungkus.Sebuah lagu dari Repvblik, sandiwara cinta diulang berkali2 di playlist winamp laptopnya.

Arjuna (Close to you... )

Soal sejarah masa kecil Arjuna saya sarankan baca saja di wiki. Saya akan tulis dari sudut pandang dan pemahaman saya pribadi. Kalo pingin mengikuti alur pemikiran saya maka coba dengarkan lagu The Carpenters : Close to you. 
 

Why do birds suddenly appear
Every time you are near?
Just like me, they long to be
Close to you


Why do stars fall down from the sky
Every time you walk by?
Just like me, they long to be
Close to you


On the day that you were born
The angels got together
And decided to create a dream come true
So they sprinkled moon-dust
In your hair of gold
And starlight in your eyes of blue

Untuk memahami seorang arjuna maka pejamkan mata anda dan anda bayangkan pria idaman anda(Khusus buat pembaca cewek dan gay ). Bila dia seperti Lee Min Ho atau selevel itu maka arjuna minim 3 level di atasnya. :)) seperti tulisan tentang 90% penulis ilmiah tentang indonesia adalah orang luar semacam itu pula 90% wanita di masa itu.Fans Beratnya arjuna karena ketampanannya memang di atas normal.  Seperti lirik lagunya Close to you juga. Dia membuat semua wanita yg ada di sekitarnya tau apa itu sempurna. Dia produk paling canggih dari dewa dewi kalo soal fisik lelaki. Don Juan sejati. 

Monday, July 21, 2014

Catatan Harian Seorang Preman



Catatan Harian Seorang Preman

Episode 1 : Aku Bukan Pengemis

Sebut saja namaku Jerry, orang usiran kota raya. Anak dari seorang ayah yang kejujurannya menembus dadaku setiap hari. Anak dari seorang ibu yang ketulusan dan kasih sayangnya membungkus hariku lebih  hangat dari kulitku sendiri. 

Ayahku pekerjaannya seperti Tuhan di salah satu keyakinan di negeri ini, Dia seorang tukang kayu dengan jiwa yang sangat sederhana. Ibuku seorang pedagang keliling yang menjual gorengan dan makanan kecil di dekat rumahku. Mereka orang kampung yang mencoba mengadu nasib di kota demi masa depan yang lebih. Oya, aku tinggal di pinggiran kota raya, di sebuah rumah kontrakan sederhana dekat komplek lokalisasi. 

Hal terakhir yang kuingat dari  dari ayahku, Dia meninggal saat ikut sebuah proyek. Terjatuh dari lantai atas.

Saturday, June 21, 2014

Macan mati meninggalkan belang, Dolly mati meninggalkan???

Beberapa hari yang lalu saat  ada penutupan resmi Dolly tetiba suasana hati saya langsung kalut. Teman - teman saya yang agamis pada ngetawain dan becanda melihat tingkah saya. Rumah saya dekat daerah wisata. Untuk berangkat kerja saja saya harus melintasi 2 komplek lokalisasi.  Kalutnya saya, sedihnya saya itu bukan karena saya pengguna lokalisasi tapi sedikit banyak saya pernah juga berkenalan, bicara hati ke hati dengan penghuni.

Secara sederhananya dalam menyikapi penutupan Dolly saya dalam aliran " Fisik siap tapi hati tidak siap. "

Apa cintaku bisalah dicari..

Sumber foto : Agus Wiryadhi Saidi


Judul diatas adalah penggalan salah satu puisi Presiden Malioboro, Umbu Landu Paranggi yang berjudul " Apa ada angin di Jakarta"

Apa ada angin di Jakarta
Seperti di lepas desa Melati
Apa cintaku bisalah dicari
Akar bukit Wonosari

Yang diam di dasar jiwaku
Terlempar jauh ke sudut kota
 
Kenangkanlah jua yang celaka
Orang usiran kota raya

Pulanglah ke desa
Membangun esok hari
Kembali ke huma berhati


Puisi yang indah,memukau batin saya. Puisi tentang prediksi Umbu akan kondisi Jakarta beserta solusinya. 
Apa ada suasana hati dan kesejukan di Jakarta seperti ketenangan dan kedamaian suasana di desa. Apa kita