Saturday, August 10, 2013

Kisah Cinta Maharesi Bisma dan Dewi Amba

#Bisma Dan Dewi Amba.. ( Cinta diantara sekat janji.. )

Kalo kemarin bicara tentang Rahwana maka sekarang sedikit bicara tentang Bisma. Menurut saya pribadi inilah Lelaki terhebat no. 2 setelah Rahwana dalam dunia pewayangan.

Bagi sebagian orang Bisma itu dianggap cuma sebagai mesin perang gak ada romantis2nya semacam Chuck Norris lah karena terkenalnya emang perang terus. Putra Gangga dan Sentanu ini memang selibat,gak menikah tp bukan berarti gak punya hati dan kisah cinta lho.

Apakah ada kisah cinta lain serumit, sedalam dan setragis Maharesi Bisma dan Dewi Amba??? saya meragukannya...

Mungkin versi ini yg terbaik,setidaknya menurut saya. Cerita singkatnya gini, Ayah Bisma, Raja sentanu itu sedang puber ke 3 jatuh cinta pada seorang gadis bernama Dewi Setyawati. Tapi Dewi Setyawati hanya mau menikah dg syarat anaknya lah yg kelak harus menjadi pewaris tahta. Sentanu galau,soalnya dia sayang banget pada Bisma dan sudah menjanjikan tahta kerajaan nanti Bisma lah pewarisnya. Awalnya Bisma gak tau alasan galau bapaknya itu apa sampai akhirnya dia menyelidiki dan mendapatkan berita tentang sumber kegalauan bapaknya. Bisma pun mendatangi Dewi Setyawati. Di depan Setyawati,Bisma putra Dewi Gangga  bersumpah selibat (tidak akan menikah seumur hidup ) demi kebahagiaan ayahnya dan kemudian mendapatkan anugerah dari dewa hanya bisa mati saat dia ingin mati. Bahkan tangan sang dewa kematian Yamadipati pun tak bisa menyentuhnya.

Alasan dia selibat pun demi baktinya sebagai anak dan rasa nasionalisme supernya pada negaranya. Dia gak ingin ada pertentangan dan perpecahan  di keluarganya karena syarat yg diminta dari calon istri ayahnya kelak anak dari Sentanu dan  Setyawati lah   yg harus menjadi pewaris tahta. Bisma itu Super kuat,super tampan tp nyaris gak punya nafsu pribadi untuk berkuasa. Kepentingan negara dan keluarga diatas kepentingan pribadinya. Rasa ngalah dan ngemongnya tinggi. Nama Bisma pun artinya adalah dia yg sumpahnya sangat luar biasa. Dia juga lah Saksi hidup sejarah panjang Baratayudha,hidup dibeberapa jaman karena berkah dari immortalnya yg diberikan dewa padanya sebagai kompensasi sumpah selibatnya.

Kisah cinta Amba dan Bisma berawal saat dia mencarikan istri untuk adik tirinya (Wicitrawirya,ayah dari Pandu dan Destarata, Pandu yg menurunkan Pandawa dan Destarata yg menurunkan Kurawa ).  Dia mendapatkan Amba,Ambika dan Ambalika pada sebuah sayembara. Sebuah kesialan Amba sebenarnya sudah memiliki kekasih bernama Salwa dan adiknya tidak bisa menerima Amba sebagai istrinya sebagai kode etik ksatria.. Prabu Salwa kekasih Amba sebenarnya sudah berusaha merebut Amba saat Bisma dalam perjalanan membawa ketiga putri itu ke negaranya tp siapa yg bisa mengalahkan Bisma, ksatria terkuat di jamannya. Salwa kalah.

Setelah adiknya tidak bisa menerima Amba maka Bisma membawa Amba ke Salwa tp ditolak karena Salwa sudah merasa kalah. Demi gengsi dan kode etik,salwa menolaknya.  Amba benar2 menjadi wanita tanpa status,ditolak semua pihak. dalam perihnya dia meminta pertanggungjawaban Bisma. Sebenarnya Bisma pun jatuh hati pada Amba tp dia terikat sumpahnya, Bisma tetap teguh menolak. Amba selalu mengikuti Bisma kemanapun dia pergi karena Amba pun sebenarnya jatuh cinta kepada Bisma.

Sampai akhirnya kematian Amba datang tidak sengaja, Saat mendekat kepada Bisma dan memintanya untuk menerimanya sebagai istri, Bisma mencoba menakut-nakutinya  untuk tidak mendekat padanya. Anak panah yg sebenarnya hanya untuk menakut-nakuti tanpa sengaja terlepas ke dada Amba. Dalam pelukan Bisma disertai pengakuan Bisma bahwa dia pun sebenarnya jatuh cinta pada Amba tp terhalang sumpah selibatnya, Amba berjanji akan reinkarnasi  untuk menjemput ajal Bisma agar bisa bersatu di alam yg lain. Bisma pun menyanggupinya, kelak dia akan pasrah melepas nyawanya di anak panah yg dilepas titisan Amba.  hanya 2 alasan kenapa Bisma belum mau mati selama beratus tahun. Ingin memastikan negaranya punya pewaris yg bisa menjaga kejayaan dan menunggu titisan Amba menjemputnya.

Bisma yg immortal hanya akan mati di tangan titisan Amba. Waktu berlalu, beberpa generasi telah dilaluinya sampai suatu takdir perang saudara Baratayudha datang. Bisma yg terikat sumpahnya akan selalu membela Hastinapura berhadapan dg Pandawa. Dia secara fisik membela Kurawa tp hatinya di Pandawa karena dia tau siapayg benar tp dia terikat janji setianya pada negaranya..Di masa itu Dewi Amba menitis pada Srikandi yg berada di pihak Pandawa. Berhari2 perang hebat berlangsung sampai tiba saatnya takdir mempertemukan mereka.

Di satu malam  Bisma berjalan2 di medan tempur Kurusetra. Dia melihat roh ibunya Dewi Gangga. Sang ibu berkata " aku ingin membersihkan tempat tidurmu besok di medan laga..". Sadarlah Bisma saatnya sudah datang. Esoknya Bisma bertemu Srikandi, ada perih, haru, dan rindu saat dia melihat sosok Amba di diri srikandi. Semua kekuatannya dia lepaskan,pasrah dihantam anak panah Srikandi...

Setelahnya Bisma terkapar tapi belum mati. Dia meminta dibuatkan ranjang di Kurusetra . Kurawa membawakan ranjang mewah tp ditolak kemudian Arjuna membuatkan ranjang dari ratusan anak panah. Bisma pun terkulai di atasnya. Tak ada ranjang seindah anak panah bagi ksatria seperti Bisma. Permintaan Bisma saat itu cuma sederhana minta diberi privasi dibiarkan sendiri di ranjang itu karena dia ingin tetap hidup sampai nanti selesai perang Baratayuda dan melihat endingnya. Bisma sekarat ditemani roh 2 wanita yg paling dicintainya.. Ibunya,Dewi Gangga dan kekasih satu2nya dalam ratusan tahun kehidupannya,Dewi Amba.

Sad but true.





10 comments:

  1. Sedih bacanya....hiks hiks
    Ntn film mahabarata semalam jadi sebel ma dewi setyawati...tamak...
    Sayangny g ditampilin kemalangan nasib dewi setyawati akibat ketamakanny...
    Baca2..,..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thx gan udah mampir baca tulisan lama.. maap baru balas lama gak ngurus blog ini jg gara2 kesibukan kerja.. :))

      Delete
  2. Wah .. Bener2 setia bisma ya ... Nunggu titisan amba ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya.. Bisma memang punya sisi positif yg banyak. Saya sarankan dengarkan lagu " Gugur Bisma " karya Mbah Sujiwo Tedjo biar lebih ngena gimana ending seorang Bisma. :).

      Delete
  3. Pak,ada ga ya buku/novel ttg bisma amba yg versi bhs indonesia?kalau ada,siapa pengarangnya.sy fans beratnya resi bhisma

    ReplyDelete
    Replies
    1. Don't Call me " Pak ".... Tetiba saya merasa tua..saya masih muda lho... :)) Kalo novel saya kurang begitu tau. komik jadul ini mungkin bisa sedikit mengobati penasaran soal Bisma

      http://www.sastrokomik.com/2013/07/ra-kosasih-bhisma-dewabrata.html

      Kebanyakan kisah wayang saya dapatnya dari cerita bapak atau orang2 tua di masa kecil saya dulu. Versinya pun sudah banyak bedanya dg versi aslinya jadi pintar2 saja gugling cari kisah2 lainnya maupun versi aslinya.

      Sebenarnya saya punya cita2 juga buat novel ttg Bisma. Sudah jalan jg nyicil2 nulis tapi kekurangan waktu. Doakan saja bisa jadi novel benaran :))

      Bisma pun punya sisi jelek tapi biar bagaimanapun memang pantas di idolakan. Kapan2 saya kupas sisi jeleknya juga biar berimbang . :v

      Delete
  4. Waww bhisma kereen abis.. idola bangeet.. klo aj. Ad khdpan sprti itu aq jg ingin sprti amba y tak dapatkan cinta pangeran di dunia.tpi dkhidpan mendatang akan lebih kekal. So sweet.. love U Bhishma

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe.. ambil sisi positifnya saja gan dari yg versi romantisnya.. kalo di versi lainnya Amba mendendam pada Bisma..

      Jangan lupa dengarkan lagu Sujiwo Tejo Yg " Gugur Bisma ".. Tribut untuk seorang Bisma.. lagu yg menurut saya sangat istimewa. Lagu saat Dewi Gangga dan Dewi Amba menemani saat terakhir Bisma. 3 hari lebih saya tidak bisa mendengarkan lagu lain saat mendengar lagu itu.. :)

      http://www.youtube.com/watch?v=QznbvypRCpE

      Delete
  5. Bhishma lovers

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sip gan.. Baca jg tentang Rahwana. Siapa tau dpt inspirasi jg dari tokoh yg satu itu. :))

      Delete